Sekantong Coklat

It's All About My Life, My World and My Story.

Review: Matahari Yang Mengalir

on March 31, 2011

Matahari Yang MengalirMatahari Yang Mengalir by Dorothea Rosa Herliany

My rating: 4 of 5 stars

LUKISAN DINDING (hal.9)

Kau lihat matahari telah mengabadi
Pada bingkai di atas ranjang tidurmu
Tak perlu jendela itu, sebab
Abad yang terus berpacu
Kau lihat angin yang datang melapukkan
Daun pintu?

Masuklah lewat mimpi jika
Ingin bergegas
Abad pun lebih kekal menunggu
Dan kita berkemas
Menyambut ketukan
Pada pintu

NYANYIAN MATAHARI (hal.12)

Barangkali hanya daun yang meratap
Sebelum dipeluk dingin tanah yang fana
Detik-detik jam yang membatasi usia
Meninggalkan getar bisik matahari
Barangkali hanya daun

Bayangan pun masih mengabur pada dahan
Saat melayang, dilepaskan doa-doa kekal
Syair yang diucapkan gelap malam
Ranjang yang senantiasa menjanjikan
Mimpi maha panjang

Barangkali hanya daun
Ditikam ombak pada jantungnya

View all my reviews


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: