Sekantong Coklat

It's All About My Life, My World and My Story.

Review: Garis Batas

on May 23, 2011

Garis BatasGaris Batas by Agustinus Wibowo

My rating: 5 of 5 stars

Lebih tebal, lebih banyak foto-foto dan tentunya lebih mahal dari buku sebelumnya.

Butuh waktu lama membacanya, kenapa? yah, apalagi kalau bukan penyakit lama yang bernama malas yang sepertinya masih suka mendekati saya hingga sekarang. Padahal saya sudah sering menolaknya.😀

 

Penyampaian yang sedikit berbeda dari buku pertama, disini Agustinus mengungkapkan secara eksplisit refleksi dirinya atas apa yang dia lihat dan alami. Menurut saya, buku ini lebih segar dari sebelumya, tak jarang saya dibuat tersenyum ketika membacanya. Dan seperti buku sebelumnya, Agustinus membawa kita untuk menyelami budaya dan adat mereka.

 

Garis batas tak terlihat, namun langkah dan embusan napas kita diperngaruhi olehnya. (hal.7)

 

Tajikistan, Kirgizstan, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Lima negara yang mempunyai budaya dan adat masing-masing. Hanya satu kesamaan mereka selain berakhiran stan, negara pecahan Soviet.

 

Tajikistan dengan negerinya yang elok dan kemiskinan yang mendera.
Kirgizstan dengan keganasan korupsi dan polisinya serta bangsa nomadnya.
Kazakhstan dengan harga mahal yang merajalela dan penduduknya yang sedikit.
Uzbekistan yang mengisolasi diri dari dunia luar dan negara yang tidak normal.
Turkmenistan dengan abad emasnya, sang Turkmenbashi dan kitab Ruhnama-nya.

Setiap negara butuh jati diri untuk tetap berdiri. (hal.395)

Lalu, apa jati diri negara kita?

View all my reviews


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: